• We think too much
  • Life is beautiful
  • Be Original
  • sig

festifal gender

04 Mei 2019

festifal gender telah terlaksana pada tanggal 25-27 april 2019

Pekalongan (8/3) - Unit Kegiatan Mahasiswa SIGMA (Studi Gender Mahasiswa) IAIN Pekalongan menggelar Seminar Nasional di auditorium kampus. Seminar Nasional dengan tema “Mangrove For Java In Gender Perspective” ini diselenggarakan berkerjasama dengan Komunitas GREAT Indonesia, yang sedang melaksanakan kujungan kampus dan penelitian. Dengan dihadiri kurang lebih 150 peserta dan kurang lebih 13 pemateri, diantaranya dari luar negeri dan dari beberapa kota di seluruuh Indonesia.

Perlu diketahui, komunitas GREAT Indonesia adalah sebuah komunitas gerakan kerelawan internasional yang sudah berada diseluruh wilayah Indonesia dan berkerjasama dengan beberapa negara. Pemateri yang menjadi perwakilan komunitas ini diantaranya: Bruna Serio (Italia/Roma), Rebecca Pontet (Italia/Moncalieri), Alessandra Gaglioti (Italia/Como), Dana Bratu (Rumania/Braila ), Dela Yuniarsih (Semarang), Dian Nursiswi (Magelang), Sarah Puspita Harsanti (Yogyakarta), Tiyana Fakih Fuadianti (Solo), Siti Suci Larasati (Medan), Dian Kartika Jayanti (Magelang), Sesya Dias Mumpuni (Tegal), Siti Lestari Nainggolan (Medan), Afitri Aida (Banyumas), M. Ashdaq Al-Arif (Salatiga), dan Emelda (Tulungaggung). Tema utama dalam penyajian mereka seputar peran perempuan dan laki-laki dalam kehidupan didaerah manggrove.

Acara inti dibuka dengan pemaparan mengenai gender dari pengurus UKM SIGMA, dalam pemaparanya Eka Vidiana menyampaikan “Kita harus bisa mengartikan dan membedakan apa itu Gender dan Seks” hal ini disampaikan sebagai gambaran awal mengenai perbedaan seks dan gender yang sering disamakan.

Setelah memaparkan pengertian seks dan gender, acara dilajutkan dengan pemaparan materi dari komunitas GREAT dengan penelitianya tentang peran perempuan dan laki-laki dalam kehidupan sehari-hari didaerah mangrove.

Awal pemaparanya Bruna Serio ( Italia / Roma) menyampaiakan terimakasih karena kebahagiaanya bisa bergabung untuk berdiskusi bersama dengan mahasiswa IAIN Pekalongan. Kemudian disampaikan juga tentang penelitian dan kegiatan yang sudah mereka lakukan dengan komunitas GREAT di daerah manggrove. Setelah melakukan penelitiannya didaerah manggrove, menurut mereka peran kesetaraan gender sudah baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya keseimbangan antara perempuan dan laki-laki dalam hal mencari nafkah. Dengan memanfaatkan hutan manggrove yang berada dilingkungan mereka, dampak pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan.

Pemanfaatkan pohon mangrove ini dilakukan oleh kebanyakan ibu-ibu warga sekitar pantai Kencana Pekalongan sembari menunggu suami mereka pulang, yang saat itu juga sedang bekerja. Pohon manggrove ini, bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pewarna mulai dari sirup, batik dan lainnya. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa mereka menyadari, hak untuk mencari nafkah merupakan tanggung jawab bersama, tanpa memandang perbedaan gender.

Antusias dari peserta menimbulkan berbagai pertanyaan, yang salah satunya mengenai bagaimana peran laki-laki dan perempuan di negara tempat tinggal, terkait dengan banyaknya isu-isu tentang kesetaraan gender yang sudah ada. Seperti adanya marginalisasi, stereotip, subordinasi dan lain sebagainya dimana hal tersebut merupakan bentuk diskriminasi dalam gender.

Dari masing-masing pemateri salah satunya memberikan jawaban, bahwa di Italia terbagi menjadi dua bagian. Italia Utara dan Selatan. Di Italia Utara peran perempuan dan laki-laki sudah seimbang, karena permpuan dan laki-laki sama-sama menyadari kesamaan tanggung jawab dalam hal mengurus anak dan mencari nafkah. Namun, di Italia bagian selatan peran perempuan lebih dominan di dalam rumah untuk mengurus rumah tangga dan peran laki-laki lebih dominan dalam hal berkerja mencari nafkah.

Tak hanya itu saja disampaikan juga bahwa dari kebanyakan perempuan disana takut hamil. Mengingat konsekuensi dinegara mereka apabila perempuan pekerja yang sedang hamil maka tidak diberikan gaji atau upah. Inilah salah satu bukti masih adanya diskriminasi terhadap perempuan, di Negara maju sekalipun. Walaupun pemateri yang lain juga mengungkapkan bahwa peran perempuan dan laki-laki seimbang dalam hal formal namun, dalam hal non formal sama saja terjadi ketidakseimbangan atau diskriminasi.

Di Indonesia, adanya diskriminasi terhadap perempuan juga terjadi, khususnya di daerah pedalaman Medan. Disana terdapat kebiasaan para istri mencari nafkah dengan pergi ke ladang, sedangkan untuk suami mereka pergi ke warung kopi sambil menunggu istri mereka pulang. Di daerah lain juga terdapat suatu kampung dimana istri memiliki peran sebagai pencari nafkah dan suami berperan sebagai pengurus rumah tangga (anak) dirumah.

Dengan hal-hal ini kita bisa melihat bahwa adanya isu-isu gender dalam berbagai negara dan daerah di Indonesia. Dan faktor penyebabnya antara lain karena kebudayaan, tingkat kesadaran, moderenitas masyarakat dan lain sebagainya.

Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kesadaran akan kesetaraan gender dan menambah wawasan peserta seminar nasional. Hal ini diperkuat dengan pernyataan pembina UKM SIGMA bahwa “Acara ini sangat bagus sekali mengingat manfaat acara ini dapat membuka cakrawala kita untuk memahami dan menghayati apa itu gender dan isu-isunya” Ungkap Nanang Hasan Susanto, M.Pd. selaku pembina UKM SIGMA pada saat memberika sambutannya. Selain itu, beliau juga menyampaikan terimakasihnya kepada komunitas GREAT yang telah melakukan kerjasamanya.

Dengan selesainya acara sesuai dengan waktunya, maka hal ini membuktikan suksesnya pula acara seminar nasional sesuai dengan tujuanya. Ketua umum UKM SIGMA, Toni Ristianto menyampaikan bahwa “Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan agar dapat membuka cakrawala dalam berfikir tentang masalah-masalah yang berhubungn dengan kesetaraan gender yang ada di dunia secara internasional, dan dapat menemukan definisi baru terkait konsep kesetaraan gender”._(SIGMA)

 

Pengumuman

Kegiatan

  • Etiam vitae lorem at felis porta auctor
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    Nulla aliquam nisi sed lorem rhoncus ut adipiscing leo semper. Vestibulum sit amet libero ante, a porta augue. Morbi ornare, leo a tristique rutrum, arcu nulla ornare purus, et pharetra…

  • Nunc auctor mauris tempor leo aliquam vel
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    Nulla aliquam nisi sed lorem rhoncus ut adipiscing leo semper. Vestibulum sit amet libero ante, a porta augue. Morbi ornare, leo a tristique rutrum, arcu nulla ornare purus, et pharetra…

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree